"sesaat dia datang pesona bagai pangeran. dan beri kau harapan bualan cinta di masa depan. dan kau lupakan aku semua usahaku. semua pagi kita, semua malam kita. tak akan lagi ku menemuimu di depan pintu dan tak ada lagi tutur manis ku merayumu. jujur memang sakit di hati bila kini nyatanya kau memilih dia. takkan lagi ku sebodoh ini. larut di dalam angan-angan tanpa tujuan.."